MENDENGAR
seni komunikasi yang baik,bukan terletak pada kemampuan utk berbicara,melainkan lebih kepada kemampuan untuk mendengar.Ya,gampang dikatakan,tapi sulit untuk dilakukan.Sampai hari ini,aku masih saja belajar berlatih untuk mendengar dengan baik.Tentunya tidak asal mendengar,lebih tepatnya menyimak.Kalau dirumah,sebelum aku menyadari tentang pentingnya hal ini,istriku kalau lagi bicara tak denger-in sambil baca koran, nonton televisi atau ngulik laptop.Gaya komunikasi yg seperti ini mulai kurubah.Sekarang,kalau istriku lagi berbicara padaku,aku berusaha keras untuk berhenti beraktivitas,menekan tombol mute di televisi(bila perlu mematikannya) dan mengalihkan pandangan mataku kepadanya,lalu berusaha mendengarkannya dengan sungguh2.Tidak selalu berhasil sih,kadang2 masih lupa juga.Tetapi sejak hal ini kulakukan,ada satu hal yang ajaib terjadi dalam rumahtangga kami.Rasanya kalau ngomong kami jadi jarang ribut & salah paham,nyambung terus.Kalau mau tidurpun ngobrolnya bisa enak,panjang dan menurut saya bermutu.Memang sesekali masih miss komunikasi juga,tapi sudah jauh berkurang.Aku jadi ngerti,kenapa Tuhan ngasih 2 telinga dan 1 mulut,bukan sebaliknya,ternyata supaya kita lebih banyak mendengar,bukan berbicara.Ada yang setuju?
November 18th, 2008 at 8:24 am
siiip!…….ini nih yang namanya pria sejati, he he he……
Gbu & fam.