Archive for June, 2007

F E A R

Tuesday, June 26th, 2007

Hambatan terbesar bagi kita untuk meraih sukses adalah ketakutan atau FEAR. Fantacies Emphasizing Appearing Real. Khayalan yang berlebihan hingga tampak nyata. Inilah yang ada dibelakang setiap ketakutan kita, yang menghalangi kita bertindak, dan membuat kita tidak pernah maju.

Mau minta kenaikan gaji, takut dimarahi. Mau mengajak kawan wanita pergi makan malam, takut ditolak. Mau memulai bisnis baru, takut gagal dan merugi. Mau apa - apa, sudah takut terjadi hal buruk. Ketakutan inilah yang menjadi hambatan terbesar kita untuk mencoba memulai hal bari dan maju.

Setiap ketakukan ini terasa nyata dalan imajinasi kita dan membuat kita tidak berani meneruskan langkah yang sudah kita pilih. Padahal, semua itu hanya ada dalam imajinasi kita semdiri. Kitalah yang membuatnya seolah - olah hidup, seolah - olah sudah terjadi. Padahal jika seandainya anda lakukan, seandainya kita terukan apa yang sudah kita mulai, hasil yang kita dapatkan justru jauh sebaliknya!

Kadang kala kita perlu sedikit bertindak tidak peduli. Masa bodoh orang mau bilang apa. Biarkan saja orang mau bicara apa, sepanjang saya yakin saya tidak merugikan orang lain kenapa saya harus takut melakukannya?

Misalnya saja saya ingin mengajak kawan saya untuk berpartner dalan sebuah bisnis. Tapi saya takut ditolak. Bagaimana malunya saya kalau nanti dia tidak mau menjadi rekanan saya dalam bisnis ini? Kemudian saya pikirkan lagi, sebenarnya seberapa besar arti kata ‘malu’ itu dibandingkan dengan hasil yang bisa saya raih apabila kawan saya bersedia menjalankan bisnis ini? Apakah kata malu itu sanggup menyaingi keuntungan yang bisa saya peroleh dari bisnis ini? Alangkah bodohnya saya jika tetap berpegang pada kata ‘malu’ itu!
Ketakutan ini dalam bentuk apapun merupakan hambatan bagi kesuksesan anda. Bila anda tidak berani melangkah melalui ketakutan anda, bagaimana anda akan bisa meraih sukses? Ketakutan anda telah mengurung anda sehingga anda tidak pernah melakukan tindakan apapun. Ketakutan anda terasa begitu nyata sehingga anda membatalkan semua niatan anda untuk memulai hal baru, memulai langkah anda menuju kesuksesan yang lain. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Boleh saja anda merasa takut, boleh saja anda merasa ragu. Tapi setidaknya hal ini janganlah menjadi penghalang bagi anda untuk memulai langkah baru.

note:tulisan ini saya copi dari blog tanadi santoso tanpa merubah apapun. Saya belajar banyak dari blog yang beliau tulis, kalo teman2 mau tahu lebih lanjut ini linknya http://www.tanadisantoso.com/v50/BusinessWisdom/index.php?act=detail&wid=110 


HOTSPOT

Monday, June 25th, 2007

Thanks GOD, finally GKI ressud punya hotspot.sebentar lagi,guru2 sekolah minggu bakal punya materi banyak dari download di forum2 sekolah minggu,jemaat pada ngumpul di cafe ressud,baca, share, dan belajar banyak hal,dan the best part-nya,GRATIS!dah lama ngimpi kaya begini,gereja punya fasilitas yang memadai buat belajar.Thanks GOD…

MINGGU PAGI

Sunday, June 17th, 2007

Nikmat sekali rasanya berada di gereja dengan datang lebih awal, saat belum banyak jemaat yg datang.Udara dingin membuat suasana teduh menjadi lebih dramatis.Lalu saya mulai berdoa,berkomunikasi secara pribadi dengan Tuhan.Saya curahkan segala isi hati tentang pekerjaan,segala ketakutan,kekhwatiran, dan rasa syukur.Semuanya deh.Dalam seminggu,saat seperti ini selalu saya tunggu2.Pagi ini adalah kesempatan bagi saya utk membiarkan Bapa menutup & menyembuhkan lubang dihati saya,yang disebabkan oleh banyak hal.Marah, kecewa, dosa, serta segala hal negatif yg lain.Saya resapi bahwa minggu adalah hari perhentian.Berhenti dari segala aktivitas yang menyeret saya dalam pusaran kesibukan yg entah, kadang bisa membawa saya tersesat.Kini saatnya saya bebisik dalam hati :Tenanglah hatiku,tenanglah…

PERPUSTAKAAN

Thursday, June 14th, 2007

Beberapa waktu lalu saya mendaftar jadi member di perpustakaan PETRA, dengan ditemani istri & sohib saya, Hendian. Amboi, waktu pertama melangkah masuk, dengan perasaan berdebar saya pandangi seluruh rak buku yang ada. Mata saya jadi berbinar. Rasanya gimanaaa gitu, ndeso & katrok kata Tukul. Mungkin buat teman2 yg kuliah & mondar mandir perpus kampus sih udah biasa, tapi tdk buat saya. Maklum, sekolah cuman lulusan SMA. Bahagia rasanya melihat banyak buku yang bagus2. Sayang, saya datang pada waktu yg tidak tepat. Perpus-nya 15 menit lagi tutup. Padahal saya sudah bayangkan duduk sendirian disana, lalu matiin handphone, hening, membaca, merenung (salah satu hobi saya), corat coret, lalu mendapat pencerahan, kemudian berteriak EUREKA! (dlm hati sih) dan kemudian pulang dengan kepala yang penuh ide. Wah, jadi tidak sabar untuk kembali ke sana. Baca…baca…dan…baca!
00.19 diiringi Dave Koz - Somewhere Over The Rainbow

WHAT A WONDERFULL WORLD…

Wednesday, June 13th, 2007

Kalau pas lagi pulang malam dan tdk terburu buru, saya biasanya memperlambat laju kendaraan & curi2 kesempatan utk mendongak, melihat temaram cahaya lampu jalan menyiram daun2 pohon yg ada di sepanjang jalan. Indah sekali. Hiburan yg murah, menyegarkan jiwa, sambil mengagumi ciptaan Tuhan. Kok bisa ya, daun yg ketimpa cahaya lampu jadi demikian indah? Sayang, waktu yg mestinya utk menikmati saat indah itu sering dilewatkan & ditukar utk hal yg dianggap lebih berharga, lebih besar & lebih2 yg lainnya. Semua serba terburu buru. Padahal kalo kita berhenti sejenak & mau tolah toleh, wahh….banyak hal indah disekitar kita. Bulan yg bersinar, bintang yg berkelip, cahaya langit waktu sore. Hmmm…and i think to my self, what a wonderful world. Jadi teman2, ayo berhenti sejenak!

BU RUDI

Tuesday, June 12th, 2007

Beberapa kali, kalau pas lagi makan di nasi udang bu Rudi, saya sering ketemu beliau lagi ngobrol sama tamunya. Dengan santainya ibu ini mengajak tamunya berinteraksi, nanya  apakah masakannya enak & cocok. Kadang ia tertawa terbahak-bahak, lepas begitu saja. Pembicaraan itu dengan jelas terdengar oleh seisi ruangan. Pelanggan yang lain ikut tersenyum, seakan kenal & ikut merasakan kegembiraan si ibu. Suasana ruangan jadi hangat. Serasa di rumah sendiri. Pernah satu kali dgn lantang ia berkisah ttg perjalanan hidupnya. Susah, berliku & serba terbatas. Sekolahpun tdk sampai tinggi. Kisah beliau  menginspirasi. Menciptakan semangat. Itulah salah satu hal yg membuat depot ini berbeda dgn yg lain. Ada keterlibatan & interaksi disana. Buat saya, beliau adalah entrepreneur & marketer sejati. Ilmu macam begini mungkin tdk diajarkan di perguruan tinggi (mungkin kalau diteorikan, namanya jadi warm experience marketing kali ya?)Antara yg makan & yg jualan hampir tdk berjarak, akrab. Akhirnya siang itu saya kembali bekerja dgn perut & jiwa yg kenyang, karena kehangatan seorang ibu. Maju terus bu Rudi!

FACING THE GIANT

Sunday, June 10th, 2007

TFtg_02dvd Film ini ku dapet dari sahabatku, Donny. Pertama-tama sih waktu dia crita ttg film ini dengan menggebu-gebu, kupikir dia nya aja yg ga pernah nonton film bagus, sampe film yg ga ngetop gitu dibilang bagus ( hehehee…..suuoorrriiii nggot ! )Ternyata, setelah nonton, ‘tu film sarat dengan value yg istimewa. Film itu bercerita tentang seorang pelatih football yang gagalll mulu. Ga ada yang berhasil deh dalam kehidupannya. Nglatih tapi teamnya kalah terus, sampai2 dia mau diganti oleh dewan sekolah tempat dia bekerja. Semua orang tua muridpun tidak menyukainya. Asisten yg sekaligus sahabatnya hampir terprovokasi utk meninggalkannya. Kehidupan rumah tangganya setali tiga uang. Seorang anak yg didambakan oleh mereka tidak juga datang dalam hidup mereka. Dokter memvonis sang pelatih mandul. Sampai suatu hari dia menyerah, dan tanya kepada Tuhan. God, mauMU apa sih? Pertanyaan itu mengubah paradigma sang couch tentang arti pertandingan. Aku teringat sebuah perkataan seseorang. REVOLUSI DATANGNYA DARI ATAS. Ketika seorang leader diubahkan, smua ikut berubah. Dijelaskannya kepada seluruh team, bahwa filosofi mereka bertanding bukan untuk MENANG, tetapi untuk memuliakan TUHAN. Kekuatan karakter itu tertransfer. Semua bersemangat. Semua bertanding tanpa beban. KEMENANGAN tidak lagi jadi hal yg penting, visi  utamanya hidup utk memuliakan Tuhan. Pertandingan dimulai dengan berdoa. Bahkan mereka saling berdoa utk temannya. Ada anak yang minta maaf pada ayahnya karena selama ini sudah menjadi anak yg pemberontak. Lalu perlahan Tuhan bekerja. Ketika semua orang tidak lagi mengandalkan kekuatan sendiri dan berhenti meronta, sukacita berkunjung dengan cepatnya. Kesombongan2 sirna, berganti dgn rendah hati. Film ini tdk dibintangi oleh aktor yg ngetop, tidak juga bicara ttg heroisme dan kekuatan sendiri. Tapi bicara ttg penyerahan diri. Satu hal yg aku sendiri masih pergumulkan. Terkadang aku masih ndableg. Pengen jadi pribadi yg bermartabat, dipandang, sukses. Sampai aku diingatkan lagi oleh Tuhan lewat film ini. Visi utamamu nak, adalah memuliakan namaKU! Bukan yg lain. Hal yg kamu inginkan adalah urusanKU. Tidak gampang memang, tapi aku akan coba taat…By the way, ada yg mau nonton filmnya? Hubungi saya yahhh…( Thanks ya Nggot, buat pinjeman filmnya! Thanks ya Ga, sudah meyakinkan aku kalo nulis blog itu asik! )

akhirnya nulis blog juga…

Sunday, June 10th, 2007

akhirnya setelah tertunda lama,dan diobrak ama ega, dan terinspirasi oleh blognya z,gatal juga nulis blog…